Be Different

:: Suatu hari yang cerah, saya sedang mengemudi mobil sambil ngobrol dengan anak-anak. Mereka membayangkan masa depan mereka, cita-cita mereka – dan ada yang bilang mau menjadi "youtuber" 😀 generasi Internet betul ini, ha ha.

Zaman kita, rata-rata ingin menjadi pilot, presiden, artis, dst. Kini, anak-anak kita ingin menjadi youtuber 😀 gamer 😀 dst, hahaha.

Saya tersenyum, dan mencoba menjelaskan. Bahwa itu semua sulit sekali. Karena, terlalu banyak saingannya 🙂
Terlalu banyak orang ingin menjadi "youtuber" – namun, hanya sedikit sekali yang berhasil. Terlalu sedikit.

Begitu juga dengan gamer profesional, seperti atlit – hanya ada satu orang yang bisa menjadi juara satu. Padahal ada banyak sekali gamer.
Dst, demikian pula dengan profesi-profesi populer lainnya; artis, penyanyi, dst.

===
Anak-anak nampak terdiam, berpikir. Nampak mereka baru menyadari hal ini.
Lalu, mereka bertanya, apa pekerjaan saya? Dan berapa gajinya? 🙂

Saya jawab bahwa saya adalah konsultan komputer, dan gaji saya sekian sekian. Umar nampak gembira, dan mengumumkan, "Umar mau jadi (konsultan) komputer juga seperti Papa !" 😀

===
Lalu saya jelaskan lagi, bahwa saya bisa begitu karena, dari soal skill / kemampuan, saya memiliki keunikan. Yaitu bisa menangani sistem komputer dalam skala besar. Selain skill, attitude saya juga unik, yaitu fokus ke solusi. Dst. Intinya, berbeda, dalam hal yang positif.

Saya berikan satu contoh yang mereka pahami, yaitu bidang Desain Grafis. Kebetulan mereka menyukai hal ini.

Kalau kita bisa skill Desain Grafis, sedangkan skill ini juga bisa dilakukan oleh anak-anak SMK, ya tentu saja gajinya akan setara anak SMK juga 🙂

Mereka nampak berpikir & tersadar….ternyata, ikut-ikutan sesuatu yang populer memang cenderung akan sulit membuat kita mendapatkan kelebihan.

===
Untuk mengagetkan mereka, saya tanyakan ini pada mereka :

Saya : umar, tahu gak, di bidang IT, siapa yang gajinya paling gede ?
Umar : gak tahu pa, siapa ya ?

Saya : programmer Assembly 🙂 ada yang digaji $ 200 per JAM
Umar : oh …..
Umar : … PER JAM ???!?!?!!? kirain per hari ????!!!!

Saya : 😀 hahaha, iya, karena, yang bisa programming Assembly itu sangat sedikit 😉
Umar : wah, begitu ya !

Saya : iya, sehingga, gajinya juga jadi besar sekali.
Umar : oooohh….

Saya : jadi, kalau Umar mau jadi (konsultan) komputer, jadilah konsultan yang berbeda. 🙂 jangan persis sama dengan semua orang yang lain.
Umar : oke pa.

===
So, let's be different 🙂 (y)



Post imported by Google+Blog for WordPress.

Cyber Intelligence Asia 2016 Conference

Selama dua hari (Selasa dan Rabu kemarin) saya mengikuti konferensi Cyber Intelligence Asia yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Ini adalah konferensi tentang cyber security, keamanan dunia siber. Dalam konferensi ini dan juga yang sebelumnya, saya diminta untuk menjadi chair yang memimpin acara.

12719128_10153461735416526_6661691705388106185_o

Yang menarik dari konferensi ini adalah dia menjadi ajang untuk bertukar informasi mengenai security di berbagai bidang di regional ini. Berikut ini adalah daftar yang dibicarakan.

  • Thailand: Ada dua pembicara. Yang pertama dari Nectec, bercerita tentang issues security terakhir di Thailand dan bagaimana training di bidang security. Pembicara kedua bercerita dari sudut pandang pemerintah, yaitu adanya layanan dari sebuah organisasi pemerintah untuk memberikan layanan IT untuk seluruh instansi pemerintah.
  • Filipina: Ada dua pembicara; dari Kepolisian dan dari Militer. Diceritakan tentang kasus cyber yang terakhir, yaitu tentang modus transfer fiktif dari sebuah bank di Bangladesh ke bank di Filipina dalam jumlah yang cukup besar (lebih dari US$ 80 juta). Kejahatan dilakukan dari cabang bank Bangladesh tersebut di Manhattan (US). Pembicara kedua bercerita tentang cyberwar.
  • Malaysia: Ada satu pembicara dari Cyber Security Malaysia. Topik yang disampaikan adalah  inisiatif-inisiatif yang sudah dilakukan di Malaysia. Mereka punya program yang sudah terstruktur.
  • Indonesia: Ada dua pembicara. Pertama diceritakan tentang situasi di Indonesia dan munculnya inisiatif untuk membuat asosiasi digital forensik. Kemudian saya bercerita tentang bagaimana adopsi ICT di Indonesia dan beberapa kasus terakhir. Saya juga menceritakan bagaimana situsasi di dunia media sosial (banyaknya hoax, perang berita palsu, dan lain-lain).
  • Taiwan: Bercerita tentang kondisi di Taiwan (TWCERT/CC)
  • Jepang: Satu pembicara yang bercerita tentang bagaimana mereka menangani security di lingkungan akademik. Dunia akademik memiliki situasi yang khas padahal jaringannya termasuk cepat dan banyak orang yang terlibat di perguruan tinggi dari berbagai bidang (yang tidak paham tentang cyber security).
  • China: Bercerita tentang bagaimana mereka menangani kasus-kasus di China dari kacamata CERTCN/CC. China menduduki ranking pertama dalam hal attack dan kejahatan-kejahatan siber lainnya.
  • Abu Dhabi: Bercerita tentang situasi security di perusahaan di sana serta penjelasn tentang tools Application Security yang dikembangkan olehnya.
  • Interpol: Bercerita tentang fasilitasnya di Singapura.
  • Selain hal-hal di atas, ada juga presentasi dari vendor; Arbor Networks (menceritakan tentang kasus Neverquest, malware yang mengancam bank melalui Man-In-The-Browser attack dan bisa dikembangkan ke dunia lain), Akamai (bagaimana mereka menangani masalah security sebagai CDN), Black Ridge Technology (tentang pendeteksi identitas dari melihat paket yang pertama), Custodio (tentang keamanan di dunia penerbangan), dan Parasoft (tools software security).

Singkatnya, saya banyak belajar dan membuat teman-teman baru di konferensi ini.

P_20160323_154200 CIA 0001

Berpotret di akhir konferensi.


Filed under: indonesiana, internet, open source, programming, security, teknologi, Teknologi Informasi, TI Tagged: IT, Pendidikan, postaday2016, security, Teknologi Informasi

Can a Master’s Degree help you get ahead in your career?

master degreeWhilst plenty of students leave higher education once they complete their degree course, many more elect to delay their entry into the world of business and embark on a master’s degree instead.

Continuing to study, on a Master of Arts in Kinesiology or similar, is expensive, both in terms of fees and time. You may at this point be wondering whether the extra expense is worth it. Therefore, to help you decide whether your career will actually benefit if you decide to pursue a master’s degree in your chosen field, here are a few points to consider.

Open More Doors

With a master’s degree under your belt, you will be able to access job opportunities that would otherwise have been denied to you. Some career paths require a master’s degree, but even if your chosen career does not specifically require a master’s degree, doors will open where previously they remained firmly closed.

This is especially true if you decide to pursue a master’s degree in a different field. Say, for example, your first degree is in Art History. If you subsequently go on to earn a Master’s Degree in Business Administration from a well-respected university, you will stand a far better chance of achieving success in the corporate world.

Higher Earnings Potential

People with master’s degrees can normally command higher salaries, as a reflection of the time and effort it takes to earn an advanced degree. The difference in pay between an undergraduate qualification and a master’s degree will depend on your individual career path, so research this before you enroll on a course.

Great Networking Opportunities

Specializing in a specific field, which is what you do when you work towards a master’s degree qualification, will enable you to build an excellent network of contacts. The networking opportunities afforded by postgraduate study will enhance your career prospects, although you will need to be proactive in getting your name out there. In years to come, the contacts you make could end up acting as referees when you go for a job, or if you need to hire good people in the future, add them to your list.

Studying for an online degree is a bit harder in this respect because there is less of an opportunity to build relationships when you don’t see your peers every day. However, it can be done, so make sure you devote some time getting to know your peers in the virtual world.

Gain Mentors

Tutors at master’s level typically teach part-time as they combine their teaching with jobs in industry. This is a valuable opportunity to gain experienced mentors, who can advise you on your career path. As your career develops, their input could give you a major advantage over your less qualified peers.

There may be a large price tag attached to a master’s degree program, but there are also many benefits. You don’t even need to attend college and study full-time, as there plenty of online study opportunities for students who want to continue working in their current day-to-day position. [image source]

 

The post Can a Master’s Degree help you get ahead in your career? appeared first on BudiPutra.com.

5 best budget smartphones you can buy in 2016

The Indian handset market right now is all about budget segment smartphones that are redefining the trends and the market as we speak. Brands like Xiaomi and LeEco are setting new trends every single day and bringing down the benchmark for other manufacturers. With the level of competition, more and more handset manufacturers are coming up with devices that are equipped with high-end features and technologies.

Here is a list of 5 best mobiles that you can buy right now around INR 10,000. Needless to say, all these smartphones are great value for money and a must for any new smartphone buyer.

le11

LeEco Le 1S

The Chinese handset maker, LeEco is a new entrant in the Indian handset market and it marked its presence with a bang. Its first offering in the industry established several firsts including a mirror finish fingerprint scanner and USB Type-C port. This all metal device was a huge sellout in India and literally flew off the shelves. LeEco Le 1S comes with features like 2.2 GHz Octa-core processor, 3 GB of RAM, 3000 mAh battery and 32 GB non-expandable storage. Its front panel is adorned by a large 5.5-inch display with a full HD resolution of 1920 x 1080 pixels. Moreover, it comes with a 13 and 5 Megapixels snappers on its rear and front panels, respectively. There have been reports of device heating up, however, it is a minor issue considering the price and features of the device.

redminote3

Xiaomi Redmi Note 3

Close on the heels of LeEco, Xiaomi also came up with its own all metal budget segment smartphone with a fingerprint scanner on its rear panel. Xiaomi Redmi Note is quite frankly the best smartphone available in the budget segment as of now. It comes with a powerful 1.8 GHz Hexa-core processor along with 3 GB of RAM, Android 5.1 Lollipop based MIUI 7, 3300 mAh battery and 16/32 GB internal storage expandable up to 128 GB. However, the highlight of the handset has to be the 16 Megapixels primary camera on the rear panel of this handset, which is a first in the budget segment as well as a 5 Megapixels camera on the front panel. This handset also features VoLTE, which reduces the ringing duration, a first in the Indian handset market.

note3

Coolpad Note 3 Lite

We can say that Coolpad Note 3 Lite is sort of a trailblazer when it comes to entry level devices with cool high-end features. This handset is the first to offer a fingerprint scanner under INR 7,000 in Indian handset market. Spec-wise, this handset boasts of a Quad-core processor that has been clocked at 1.3 GHz, 3 GB of RAM, 16 GB of internal storage, 2500 mAh battery and Android 5.1 Lollipop operating system pre-installed in it. The display on the front of this handset is a 5-inch unit with a resolution of 720 x 1280 pixels. It also impresses on camera front with a 13 Megapixels primary camera on rear panel and 5 Megapixels shooter on the front.

k4note

Lenovo K4 Note

Lenovo made a grand entry in the Indian handset market with its K4 Note, which comes with an innovative Theatermax technology along with a VR headset bundled. Lenovo mobiles are one of the best choices among budget cautious smartphone buyers. Spec-wise it boasts of an Octa-core processor clocked at 1.3 GHz along with 3 GB of RAM for buttery smooth performance. The display on this handset measures a good 5.5-inch with a resolution of 1920 x 1080 pixels for a good viewing experience. Other features include 13 Megapixels rear camera, 5 Megapixels front camera, 3300 mAh battery, 4G LTE, NFC and 16 GB internal memory expandable up to 128 GB. This handset is one of the most lucrative offerings in the budget segment at the moment.

honor5x

Huawei Honor 5X

Huawei Honor 5X happens to be a better alternative to the Lenovo K4 Note albeit with an all metal body that oozes premium feel. It comes with a fingerprint scanner on the rear panel with features like fingerprint dial and app access. Huawei has equipped this budget segment handset with a powerful 1.5 GHz Octa-core processor coupled with 2 GB of RAM. Other than this it features 13 Megapixels camera on the rear panel, 5 Megapixels on front, 3000 mAh powerpack, and 4G LTE.

All these smartphones are counted among the cream of budget segment devices that can be bought through flash sales or online stores. If you have already made up your mind regarding any of these devices, be rest assured that you will get best value for money out of it.

~ Sanjeev Kumar

 

The post 5 best budget smartphones you can buy in 2016 appeared first on BudiPutra.com.

Al-Quran masuk Bestseller Amazon.com Paska 9/11

:: Setelah serangan teroris ke gedung WTC di 9/11, Islam dihujat & dicaci maki di media massa. Dan banyak umat Islam yang menjadi korban kejahatan.

Ternyata kampanye kebencian ini justru jadi membuat banyak orang jadi ingin tahu tentang Islam 🙂 sehingga Al Quran pun sampai masuk ke daftar #Bestseller nya Amazon.com 😉

Kampanye/Dakwah kebencian itu memang justru seringkali gagal mencapai tujuannya.

Karena itu kita diperintahkan oleh Rasulullah saw, untuk berdakwah dengan baik & santun.

https://web.archive.org/web/20011114134226/http://www.amazon.com/exec/obidos/tg/feature/-/10874/

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Hacking IoT

:: IoT (Internet of Things) berkembang dengan sangat pesat. Sebuah Hotel di London bahkan memutuskan untuk mengganti tombol saklar lampu di kamar-kamar hotelnya dengan tablet Android 🙂 Anda bisa menghidup matikan lampu, TV, dan bahkan membuka/tutup tirai kamar; dari tablet tsb. Wow (y)

Sialnya, perkembangan IoT yang pesat ini tidak diimbangi dengan perhatian yang cukup ke aspek security / keamanannya.

Akibatnya, oom Matthew ini bisa dengan mudah melakukan hal yang sama ke SELURUH kamar-kamar di hotel tsb 😀 ha ha. Hidupkan TV & lampu semua kamar jam 3 pagi 😀 wah . duh.

Jangan pernah remehkan aspek security sistem IT Anda, termasuk IoT ini. Atau bersiaplah untuk menanggung akibatnya. Failure to plan is planning to fail.

http://mjg59.dreamwidth.org/40505.html

mjg59 | I stayed in a hotel with Android lightswitches and it was just as bad as you’d imagine
I’m in London for Kubecon right now, and the hotel I’m staying at has decided that light switches are unfashionable and replaced them with a series of Android tablets. A tablet displaying the text UK_bathroom isn’t responding. Do you want to close One was embedded in the wall, but the two next …

Post imported by Google+Blog for WordPress.

Apakah Ada Aplikasi Taksi Konvensional?

Saat sedang ramai perdebatan soal Uber (dan Grab) dengan taksi konvensional. Ada tuntutan agar aplikasi Uber diblokir. hi hi hi. Bahkan kemarin sempat rusuh di Jakarta.

Yang saya tidak mengerti, mengapa perusahaan taksi konvensional ini tidak membuat aplikasi sendiri ya? Toh mereka perusahaan besar. Bukan perusahaan kaki lima. Ada yang tahu kenapa? Kan buat aplikasi 2 minggu selesai. ha ha ha. (Kalau yang terakhir ini hanya lawakan saja. Lawakaaaannn. Soalnya kami pengembang aplikasi. hi hi hi.)


Filed under: Curhat, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: postaday2016, teknologi, Teknologi Informasi

Apakah Ada Aplikasi Taksi Konvensional?

Saat sedang ramai perdebatan soal Uber (dan Grab) dengan taksi konvensional. Ada tuntutan agar aplikasi Uber diblokir. hi hi hi. Bahkan kemarin sempat rusuh di Jakarta.

Yang saya tidak mengerti, mengapa perusahaan taksi konvensional ini tidak membuat aplikasi sendiri ya? Toh mereka perusahaan besar. Bukan perusahaan kaki lima. Ada yang tahu kenapa? Kan buat aplikasi 2 minggu selesai. ha ha ha. (Kalau yang terakhir ini hanya lawakan saja. Lawakaaaannn. Soalnya kami pengembang aplikasi. hi hi hi.)


Filed under: Curhat, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: postaday2016, teknologi, Teknologi Informasi

Zaman Fitnah

:: Ada komentar di sebuah forum yang meremehkan fitnah, "cuma fitnah". Ini sangat, amat memprihatinkan. Fitnah itu lebih besar dosanya dari pembunuhan, dan maraknya fitnah adalah salah satu tanda akhir zaman. Karena fitnah itu membuat yang benar jadi salah, dan yang salah jadi benar.

"Sesungguhnya menjelang datangnya hari Kiamat (terjadi) banyak fitnah, bagaikan potongan malam yang gelap gulita. Seseorang yang di pagi hari dalam keadaan beriman, dan di sore harinya menjadi kafir. (Ada) yang di sore harinya dalam keadaan beriman, dan di pagi harinya menjadi kafir. ..(hingga sabda beliau): Jika (rumah) salah seorang dari kalian dimasuki (fitnah), maka jadilah seperti yang terbaik dari kedua anak Adam (yakni: Habil).”
(HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)


Namun, kini banyak sekali umat Islam yang tidak hanya meremehkan fitnah, malah ikut aktif menyebarkannya. Padahal, dosanya besar sekali :

"Tidak akan masuk surga Nammaam (orang yang suka menyebar fitnah)”
(HR Bukhari dan Muslim).

Rasulullah saw bersabda, “Inginkah kalian aku beritahukan manusia terburuk diantara kalian?” Para sahabat menjawab: Ya, Beliau SAW bersabda, “Yaitu orang-orang yang ke sana ke mari menyebar fitnah, yang memecah belah di antara orang yang saling mencintai dan meniupkan aib kepada orang-orang yang tidak berdosa/bersalah"
(HR Ahmad)

Jadi kalau belum tahu kebenaran sebuah berita dari Whatsapp / Facebook / dst, jangan disebarkan. Daripada jadi mendapat kavling di Neraka, karena ikut serta menjadi penebar fitnah.


Dan jika #penebar fitnah saja sudah demikian besar dosanya, bayangkan sendiri bagaimana besar dosanya #pembuat fitnah.

===
Dalam terminologi syar’i, fitnah disebut dengan An Namimah.Yaitu menyebarkan-nyebarkan berita di antara manusia untuk memburuk-burukan seseorang dan menanamkan permusuhan, kebencian dan kedengkian.

Allah SWT menempatkan dosa membuat fitnah lebih buruk dampaknya daripada membunuh. Firman Allah: "… fitnah itu besar (dahsyat) dari melakukan pembunuhan …" ~ Surah al-Baqarah, ayat 217.
===

Rasulullah SAW bersabda: "Seseorang hamba yang membicarakan sesuatu yang belum jelas baginya (hakikat dan akibatnya), akan dilempar ke neraka jahanam sejauh antara timur dan barat."
(HR Muslim)



Post imported by Google+Blog for WordPress.

Start-up Gagal

Hari Senin lalu (7 Maret 2016), saya memberikan presentasi mengenai pengalaman saya dalam membuat start-up. Pengalaman yang dimaksud di sini adalah kegagalan-kegagalan yang pernah saya alami. Tentu saja yang lebih penting adalah pelajaran apa saja yang dapat diperoleh dari kegagalan ini.

BR-startup-orly2

Materi presentasi dapat diunduh dari situs web saya (budi.rahardjo.id) di bagian articles. Laporan dari acara tersebut, beserta foto-foto detailnya, ada di blog procodecg. (Tepatnya pada artikel berikut.)

Selamat menikmati.


Filed under: Bisnis, entrepreneurship, Start-up, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: Bisnis, entrepreneurship, postaday2016, Start-up, teknologi, Teknologi Informasi